• Lakukan pembersihan berkala dengan menggunakan vacuum cleaner untuk setiap celah sofa dan permukaan bantal.
  • Hindari penempatan sofa dari sinar matahari langsung dan sumber panas lain karena bisa menyebabkan perubahan pada warna kain.
  • Lakukan pemindahan dan membalikkan bantal dudukan dan sandaran secara berkala untuk menjaga kenyamanan dan bentuk dari bantal dudukan dan sandaran.
  • Jika terkena tumpahan cairan segera keringkan dengan menggunakan tissue / kain kering yang mudah menyerap cairan.
  • Untuk menghilangkan noda ringan dapat menggunakan sedikit air dan sikat bergigi lembut yang digosok melingkar di atas noda lalu segera bersihkan dengan menggunakan kain kering.
  • Hindari penempatan koran, majalah dan kertas foto copy yang bertinta dalam waktu yang lama karena dapat menodai kain.
  • Jika noda terlalu berat pastikan segera menghubungi pembersih sofa profesional untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dengan segera.
  • Letakan furnitur di tempat yang terhindar dari sinar matahari dan UV langsung.
  • Jauhkan dari alat-alat yang menghasilkan panas seperti oven, pemanggang roti dll.
  • Lakukan pengelapan hanya dengan kain kering searah permukaan serat veneer.
  • Hindari pemasangan lampu sorot ( halogen ) langsung diatas permukaan veneer dalam kurun waktu yang lama.
  • Segera lakukan pembersihan dengan kain kering jika ada tumpahan cairan di atas permukaan veneer.
  • Pastikan selalu menggunakan tatakan sebagai alas untuk gelas atau sesuatu yang bersifat panas dan basah.
  • Jangan meletakan benda-benda tajam yang bisa menyebabkan goresan di atas permukaan veneer.
  • Hindari penempatan benda-benda yang basah / lembab yang bisa merusak permukaan veneer.
  • Tidak disarankan untuk membersihkan permukaan veneer dengan sabun, detergen dan obat pembersih bubuk karena bisa menimbulkan bercak-bercak putih.
  • Tidak disarankan menggunakan sikat untuk membersihkan permukaan veneer.
  • Bersihkan dengan kain lembut dan bersih yang telah direndam dan diperas menggunakan air .
  • Segera keringkan dengan kain lembut dan bersih yang kering.
  • Hindari penggunakan pembersih yang mengandung partikel kasar, asam atau berbasis solvent, karena berpotensi merusak warna finishing pada metal.
  • Bersihkan produk berbahan kaca secara teratur dengan kain lembut bersih yang telah direndam dengan air hangat.
  • Apabila diperlukan gunakan cairan pembersih yang secara spesifik diperuntukan untuk kaca.
  • Lap permukaan kaca dengan kain bertekstur lembut hingga kering.
  • Hindari menggeser benda bertekstur kasar di atas permukaan kaca karena dapat menyebabkan goresan permanen.
  • Jangan mengelap kaca sebelum membersihkan permukaannya dari kotoran dan debu yang berlebihan sehingga tidak menggores permukaan kaca.
  • Untuk membersihkan kaca, pilihlah pembersih kaca komersial non-abrasif, atau menggunakan air hangat. Peras kelebihan air dan lap permukaan kaca. Segera keringkan dengan kain kering yang bebas serat.
  • Bersihkan dengan kain lembut dan bersih yang telah direndam air hangat lalu peras kelebihan air sebelum mengelap permukaan furnitur.
    • Apabila diperlukan gunakan cairan pembersih yang secara spesifik diperuntukan untuk marmer.
    • Lap secara lembut mengikuti arah serat marmer, jangan mengusap dengan gerakan melingkar karena akan merusak permukaan marmer.
    • Lap kering dengan kain lembut searah dengan serat marmer.
  • Gunakan nampan, tatakan sebagai alas wadah makanan dan minuman sehingga tidak terjadi kontak langsung antara permukaan marmer dengan furnitur tersebut.
  • Tambahkan bantalan pelindung seperti floor protector berbahan karet atau wool sebagai alas furnitur yang bertekstur kasar untuk memperkecil potensi kerusakan pada permukaannya.
  • Jangan gunakan cuka, lemon, amonia, atau pembersih yang mengandung asam atau bahan pembersih abrasif.
  • Bersihkan debu yang menempel pada rotan dengan penyedot debu atau gunakan lap kering.
  • Untuk bagian celah, bersihkan dengan sikat gigi bekas secara perlahan sehingga tidak menggores bahan rotan.
  • Hindari membersihkan dengan air karena jika lembab mengakibatkan keranjang menjadi berjamur.
  • Pisahkan antara sarung bantal dengan bantal.
  • Cuci sarung bantal dengan tangan menggunakan mild detergen atau sabun bayi.
  • Setelah proses memcuci, keringkan dengan diangin –anginkan dan jauhkan dari paparan sinar matahari langsung agar tidak mengalami perubahan warna.
  • Ketika mencuci sarung bantal dan bantal jangan menggunakan pemutih. Karena dapat merusak struktur bahan. Selain itu jangan disetrika dan dicuci kering (dryclean).
  • Untuk perawatan bantal agar tidak mudah kempes, dapat dijemur di bawah sinar matahari dan dipukul – pukul sehingga menghilangkan banyak kelembaban yang terserap dalam bantal. Hasilnya bantal yang menyusut dan mengeras dapat menggembung kembali.
  • Selain itu, untuk tetap menjaga kebersihannya, bantal juga harus dicuci secara berkala.
  • Pastikan bahan pengisi bantal, tidak ada berlubang atau sobek.
  • Proses pencucian bisa dengan tangan atau menggunakan mesin cuci.
  • Cucilah dengan hati-hati menggunakan air hangat dan sabun cair lembut.
  • Jangan menggunakan pemutih.
  • Jangan mempelintir untuk memeras. Tekan bantal perlahan-lahan untuk memerasnya.
  • Bilas sampai tidak ada residu yang tertinggal.
  • Pastikan bantal kering sempurna, baik dibagian luar maupun di bagian dalamnya.
  • Voila, bantal pun kembali bersih dan dapat digunakan lagi.
  • Kayu pada bingkai foto dapat dibersihkan dengan cairan pembersih kayu yang disemprotkan ke lap lembab, lalu diusapkan ke permukaan bingkai.
  • Segera keringkan dengan lap kering.
  • Kaca bingkai juga perlu dibersihkan secara rutin dengan menggunakan cairan pembersih kaca yang disemprotkan ke lap bersih, lalu diseka ke permukaan kaca.
  • Untuk perawatan karpet sehari-hari, kibas-kibaskan karpet untuk menjatuhkan kotorannya.
  • Gunakan penyedot debu untuk membersihkan sisa-sisa debu di bulu-bulu karpet.
  • Jika terkena noda bersihkan dengan pembersih yang terbuat dari bahan-bahan yang tersedia di rumah seperti campuran deterjen, cuka, dan air hangat.
  • Hilangkan bau tidak sedap dengan bedak bayi. Lalu diamkan semalaman agar bau terserap, lalu bersihkan kembali dengan mesin pengisap debu.

Kap Lampu

  • Pisahkan antara sarung bantal dengan bantal.
  • Cuci sarung bantal dengan tangan menggunakan mild detergen atau sabun bayi.
  • Setelah proses memcuci, keringkan dengan diangin –anginkan dan jauhkan dari paparan sinar matahari langsung agar tidak mengalami perubahan warna.
  • Ketika mencuci sarung bantal dan bantal jangan menggunakan pemutih. Karena dapat merusak struktur bahan. Selain itu jangan disetrika dan dicuci kering (dryclean).

Perawatan Kayu & Kaca Lampu

  • Gunakan lap kering untuk membersihkan debu yang menempel pada kayu/ kaca.
  • Lakukan pengelapan pada badan vas bunga dengan lap kering berbahan microfiber untuk menghilangkan debu-debu yang menempel.
  • Manfaatkan sikat berbulu halus untuk membersihkan debu di celah sempit.
  • Jika noda membandel, cuci vas dengan air hangat suam-suam kuku yang telah dicampur dengan sabun cuci piring cair yang lembut. Pilihlah ember berbahan plastik atau karet sebagai bak cuci.
  • Segera keringkan dengan lap bersih.
  • Jika table runner/ placemat kamu terkena noda yang sulit dibersihkan, lebih baik direndam terlebih dulu agar noda tersebut perlahan-lahan memudar.
  • Lalu, cuci table runner dan placemat dengan air dingin. Hal ini bertujuan untuk menjaga bentuknya agar tidak mengerut.
  • Jangan menggunakan pemutih dan jangan disetrika.
  • Keringkan dan jauhkan dari sinar matahari langsung.
  • Simpan table runner dan placemat dengan cara digulung. Trik sederhana ini membuatnya lebih awet dan menjaga bentuknya tidak berubah.